THE CLOUDLESS LIFE!!

THE CLOUDLESS LIFE!!
live your days with smiles and laugh and feel the power of smile and laugh in your life

Selasa, 18 Januari 2011

abstrak!

hello hello, berhubung gue lagi gak ada kerjaan, gue mau nulis blog aaaaah
ayooo kumpulkan inspirasi........................
menulis siap!

gue menamai post gue kali ini sebagai "abstrak!" karena gue sendiri gak tau sebenernya mau nulis apa, berhubung yang udah gue sebut di atas, jadiii let me write my new post, ula ula ulala

pagi tadi nyokap gue nyuruh gue bayar PAM ke tempat pembayaran (yaiyalah, masa ke matrial) dengan kondisi setengah sadar (secara lagi libur yeee) gue meng-iya kan perintah.

mama: "bii, nanti kamu bayar PAM yaa nak, bisa?"

gue: "hah? iya iya bisa ma"

mama: "nih kertas pembayarannya sam uang, jangan lupa"

gue: "iyaa ma" -__- (kayanya muka gue kayagini deh)

ngeeeeeengggg!!!!!
nyokap gue pun pergi, berangkat untuk kerja bersama bokap gue (ini gue labil amat ya, tadi pake mama, skrg pake nyokap)

sebernagkatnya ortu gue, gue langsung kembali ke tempat tidur dan tiduuuurrr lagiiiii, sampe jm menunjukkan pukul 8.
bangun, cuci muka, sarapan, dan gue teringat akan perintah itu,
"waduuuh! tempat bayarnya dimaneeee???" ckck
gue langsung ke kaka gue yang lagi siap2 mau berangkat kerja (untuk lagi berangkat siangan)

gue: "ka, aku (ciieee) disuruh bayar PAM sama mama, dimana deh tempatnya?"

kakak: "kalau gak tau ngapain bilang iya"


gue: "tadi lagi setengah sadar, jadi main iya iya aja"

kakak: "situuu di cipondoh, naik ojeg aja sanaa, ntar jg tuh ojeg tau"

gue: "oh gampang deh"

gak lama kakak gue berangkat dan gue pun berangkat juga

keluar rumah, nyari ojeg, GO!

singkatnya, gue pun berhasil membayar PAM dengan lancar hahaha baru pertama kali nih seumur hidup gue.


gue pun pulang dengan naik ojeg lagi.
tukang ojeg (TO): "darimana neng?"
gue: "(yeee nang neng aja lo) "abis dari bayar PAM"

TO: "di cipondoh ya?"

gue:" iya" (yaiyalaaahhhh, secara gue naik ojeg lu dari cipondoh -...-)

TO: "hahaha iya lah neng, kan si neng juga naik ojeg dari cipondoh"
gue: -____________- baaaaaahhh, ngelawak nih ojeg, no comment

sampai di depan gang rumah yang ukurannya cukup unutk 2 mobil, gue pun menghentikan ojeg, dan mambayar.

sampe di rumah, heeemm sepi banget nih rumah. nonton dah gue.

FINISH!

maaf yaa, kalau post gue gak meaning hahaha namanya juga orang gak ada kerjaan :p

Rabu, 12 Januari 2011

Tulisan KDK -> (WHEN YOU REALIZE TO BE A NURSE?)

Begitu banyak penilaian dan pandangan yang saya ketahui atau dengar dari banyak orang mengenai seorang perawat. Penilaian tersebut begitu bervariasi, ada tanggapan yang bernilai positif ada juga tanggapan yang bernilai negatif. Banyak orang berpendapat kalau perawat adalah pekerjaan yang mulia,pekerjaan yang penuh dengan rasa peduli dan kasih. Seorang perawat bersedia membantu atau menolong klien dengan rasa ikhlas dan penuh tanggung jawab walaupun perawat terebut belum mengenal kliennya. Ada juga yang berpendapat kalau perawat memiliki pekerjaan yang sesungguhnya lebih berperan dalan kesehatan seorang pasien di rumah sakit dibandingkan seorang dokter, karena perawat lebih banyak menghabiskan waktu untuk merawat klien di rumah sakit. Beberapa artikel juga banyak menjelaskan bahw perawat adalah pekerjaan yang memiliki nilai derajat dan tinggi dan sangat dihormati di negara-negara tertentu seperti Australia dan Philipina.
Pendapat seseorang mengenai seorang perawat tidak sepenuhnya bernilai positif, beberapa kali saya sering mendengar dan pernah mengetahui tentang penilaian yang bernlai negatif tentang seorang perawat. Banyak orang yang memandang profesi sebagai perawat dengan sebelah mata. Mereka menganggap kalau perawat bekerja hanyabermodalkan eterampilan semata tanpa pengetahuan yang cukup. Banyak juga yang menganggap pekerjaan sebagai perawat sama dengan pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga yang kurang akan pengetahuan dan konsep, memiliki gaji yang rendah, dan pekerjaannya tidak memiliki nilai derajat yang tinggi. Begitu bermacam-macam penilaian dan tanggapan seseorang tentang perawat.
Sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan, saya memiliki penilaian tersendiri tentang seorang perawat. Perawat adalah profesi yang menggabungkan ilmu fisik manusia, teori keperawatan, ilmu pengetahuan dan teknologi dengan keahlian seperti: komunikasi, pemecahan masalah, pengajaran, dan kepedulian. Sebagai seorang perawat, perlu kemampuan untuk dapat menyentuh hidup orang pada saat mereka membutuhkan bantuan. Perawat memerlukan keahlian dan pengetahuan khusus. Menurut saya, profesi sebagai perawat membutuhkan profesionalisme dalam menjalaninya.
Menjadi seorang perawat adalah cita-cita yang pernah saya ungkapakan sewaktu duduk dibangku kelas 1 SD. Waktu itu, saya sangat senang dan tertarik melihat sepupu saya yang berprofesi sebagai merawat mengenakan seragam yang sangat bagus. Perwatakan dan sikapnya sangat menarik, baik dan ramah, karena hal tersebut sewaktu kecil saya sangat ingin menjadi seorag perawat. Beranjak dewasa saya mulai memahami tentang profesi perawat. Saya mengetahui kalau seorang perawat juga mempunyai sebutan sebagai perawat profesional yang memiliki pendidikan sampai S1 dan bergelar Ners. Ilmu-ilmu penuh pengetahuan juga dipelajari di ilmu keperawatan, sebagai seorang remaja yang tertarik dengan pelajaran sains, saya tertarik dengan ilmu keperawatan. Dari informasi tersebut saya paham kalau profesi perawat bukan seperti sebagian orang sebutkan. Beberapa penjelasan tersebutlah yang menjadi alasan awal saya untuk bergabung menjadi perawat dan sebagai langkah awal utnuk menjadi seorang perawat yang professional maka saya memutuskan untuk menjadi mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan di universitas Indonesia.
Jika nanti saya telah menyelesaikan program S1 dan program profesi, saya berharap bisa bekerja di rumah sakit yang bagus dan menjadi seorang peraat yang profesional. Jika saya mendapatkan pekerjaan yang mengharuskan saya memberi asuhan keperawatan, saya ingin sekali memberi asuhan keperawatn di ruang ICU atau perawatan anak. Sebenarnya saya ingin sekali bekerja di Rumah Sakit Pertamina atau Rumah Sakit Siloam, karena saya sangat menyukai pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit terhadap klien. Saat bekerja nanti saya yakin kalau saya bisa menjalin pertemanan atau bahkan persahabatan dengan rekan kerja saya sesama perawat, namun saya tidak tertarik untuk menjalin sebuah hubungan serius dengan rekan seprofesi atau dengan dokter, saya lebih tertarik menjalin hubungan serius dengan seseorang yang bekerja di bidang yang berbeda dengan saya.
Pekerjaan sebagai seorang perawat memiliki kesulitan tersendiri. Menjadi seorang perawat menuntut kesabaran, ketelitian, dan pengetahuan yang luas dalam memberikan asuhan keperawatan. Perawat juga harus mampu berpikir kritis dalam menyusun diagnose keperawatan. Dalam masalah waktu, seorang perawat juga harus mampu membagi waktunya dengan baik agar pekerjaan dn kewajiban lainnya diluar pekerjaan dapat terlaksana dengan baik dan seimbang. Menjadi seorang perawat juga memiliki kepuasan tersendiri saat kita bisa membantu memecahkan masalah klien atau melalui asuhan yang kita berikan klien bisa sembuh dari penyakitnya. Hal itu menjadi nilai kepuasan tersendiri bagi saya. Pekerjaan spesifik yang saya harapkan sebenernya menjadi seorang kepala rumah sakit yang penuh tanggung jawab dan dapat menjadi dosen di fakultas atau akademi keperawatn yang ada di Jakarta.
Saya berharap agar saya bisa menjadi seorang perawat yang profesional, perawat yang penuh dengan rasa peduli, dan berpengetahuan tinggi. Selain itu, dengan menjadi mahasiswa di fakultas ilmu keperawatan saya ingin dibentuk menjadi seseorang yang memiliki karakter baik, seperti peduli akan sesama, mandiri, disiplin, ramah, dan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Dangen begitu, suatu hari nanti ketika saya menjadi seorang ibu, saya dapat menjadi ibu yang sangat baik dalam hal mengasuh, bersikap dan berkomunikasi untuk anak maupun keluarga. Berusaha dan rajin belajar adalah usaha saya untuk mewujudkan cita-cita saya unutk menjadi perawat professional dan dapat mengubah paradigma negatif orang-orang tentang seorang perawat.

kegiatan selama hari2 awal libur semester ganjil

mari kita menulis blog lagi!

Univeritas Indonesia telah meliburkan para mahasiswanya karena semester ganjil telah berlalu. Waktu liburan kali ini sekitar 1 bulan dan itu artinya gueeeeee jadi pengangguran lagiiii (pasca kelulusan SMA).

Liburan kali ini gue gak bisa kemana, kenapa?
karenaaaa yang libur itu cuma UI sama ITB. Pas ITB udah masuk, si UGM baru libur, Pas UGM UI udah mulai masuk eeeehhh STAN baru MAU UAS! Imagine!
gak ada sama2 jadwalnya, jadi bingung mau hangout sama siapa liburan.

JAdiiiiiii, liburan semester ganjil ini gue gunakan untuk:
1. menambah ilmu dalam memasak


2. menambah pengetahuan dengan menonton berita (terbukti bahwa gue lebih up to date mengenai berita dibandingkan papa gue, YES!)

3. menambah jam tidur gue (hahahaha secara yaa gak ada kegiatan, jadi bangun siang oke oke aja)

4. menambah jadwal olahraga juga (aiklah gaya guee)

5. menambah pengalaman dalam merapikan rumah (gile, ternyata kalau ditelusuri dengan detail, rapiin rumah sangat cape juga loh)

6. makin bisa menghargai arti sebuah hiburan (karna banyak waktu tanpa kegiatan, jadi gue gmpang banget boseeen, huaaaooo)

7. makin menambah berat badan (gemuk) -..-

8. mengkritik band2 Indonesia yang kurang berbobot, contohnya (S***H)

9. pergi ke rumah sodara untuk sekdar silahturahmi haha

10. online never end (sampe mata picek! gue ngotak ngatik laptop)

dan banyak lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii



huaaaaaaaaaaaaaaa, ayoooo dong culik gue, bosen niiiih. ada kek yang culik gue ke disneyland !!!!!!!!!!!!!!!


#sangat #sangat #berharap

Jumat, 03 Desember 2010

nilai uts idk :)

hampir sebulan yang lalu, gue telah menjalini uts yang...... no comment.

emang cuma 3 pelajaran sih, tapi... no comment (again)

gue begadang terus, bukan deh, lebih tepatnya tidur tidak tenang karena selalu memikirkan materi yang akan di-uts-kan (ada di KBBI gak?), dan yang tragisya sampe kebawa mimpi ckck sedih banget yaa hidup gue

terutama untuk pelajaran IDK!! gggrrrrrrrrrrr
mati aja deh. banyak paraaaaah materinya.

gue dengan sabar, ikhlas, giat, dan pasrah belajar materi per materi, hem
dapet bahan materi dari dosen tapiiii in english
download materi dari berbagai sumber, hem cuma jadi koleksi di laptop atau fd doang (alias gak dibaca)
well, gue hanya berharap dan berpegang pada buku anfis Ethel Sloane
(gambar tidak dapat ditampilkan)



singkatnya!

uts pun berjalan
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

SELESAI UTS!!! :DDDD

seminggu berlalu setelah uts, tapi nilai gak ada yang kunjung muncul di situs kebanggaan UI
SIAK-NG


"ini dosen pada ngapain dah? nilai uts belom ada yang nonggol" keluh teman gue


2 minggu

3minggu

dan dikelas idk..............

terjadi kegitan perkulihan seperti biasa
"buuuu, nilai uts dooong" teriak salah satu teman gue
dosen: iyaaa, nanti, ibu lagi menghitung point nya, sebentar lagi kalian liat aja di SIAK-NG

seketika anak2 bertriak, "aaaaaaa" ----> panik!

beberapa hari kemudian,

teman gue 1: bi, nilai idk berapa hah?
gue: apa deh? emang udah keluar?
teman gue 1: kelas apa lu?
gue: B, udah apa?
teman gue 1: sekelas sama ***** (nama disamarkan)
gue: iya
teman gue 2: udaaaahhh biiiiiii, liat cepeettttt
gue: yah yah yah, gue gak baawa laptoop niiih --> panik!
teman gue 2: pinjem cepet
dia gak mau pinjemin gue apa? padahal dia lagi pegang laptop ckck akibat panik mungkin

gue langung nyariii~~~~

dapet! punya teman gue, sebut saja ****

"gue pinjem yaaa ****!" teriak gue ke dia, karna dia berjalan keluar kelas
gak ada jaaban, tapi gue tetep aja make haha

gue duduk dipojokan dan mulai berselancar

mozilla -> siak-ng -> log-in -> sip!

dengan deg-degan gue meng-klik detail

jeng jeng jeng



"aaaaaaaaahhhhh nilai gueeeee" teriak gue dalam hati





hahahahahahaha seneng banget gue
setidknya udah satu nilai keluar, dan cukup memuaskan.
terus temen gue tanya, "berapa bi nilainya?"
dengan bangga gue jawab: 89, itu tergolong apa?

temen gue 3: ckck gede banget bi, itu tergolong A tau
gue: asiiiiik, mau telf mama gue aaah hahaha

meninggalkan temen gue dan tak lupa mengucapkan thanks kepada yang empunya laptop



setidaknya perjuangan gue gak sia-sia
:)

Kamis, 02 Desember 2010

Cinta Sang Ayah

gue sering banget nemuin tulisan tentang iu, tapi jarang banget ketemu tulisan tentang ayah. so, gue mau posting tentang ayah ah



Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, anak perempuan yang sedang bekerja diperantauan, anak perempuan yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, anak perempuan yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..akan sering merasa kangen sekali dengan ibunya.
Lalu bagaimana dengan Ayah?
Mungkin karena ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata ayah-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil…… Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Ibu bilang : “Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Ibu takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ibu menatapmu iba.. Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu,
Ayah akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)
Ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Ayah merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Ayah akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah”
Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Sarjana.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah..
Ketika kamu menjadi gadis dewasa…..Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Ayah harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu?
Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat.
Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah.
Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan….
Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : “Tidak….. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu”.
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Ayah untuk mengambilmu darinya.
Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Ayah tahu……
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia…..
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Ayah menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa…..
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata:
“Ya Allah, ya Tuhanku …..Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita dewasa yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Ayah telah menyelesaikan tugasnya menjagamu …..
Ayah, Bapak, atau Abah kita…Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..

Rabu, 27 Oktober 2010

kangen-kangenan haha

Aah kangen deh gue sama masa-masa SMA.

Mau bernostalgia dulu ah sama foto semasa SMA
















http://www.facebook.com/#!/pebriana.damaris?v=photos&so=1185

http://www.facebook.com/#!/pebriana.damaris?v=photos&so=1155

http://www.facebook.com/#!/pebriana.damaris?v=photos&so=1140

http://www.facebook.com/#!/pebriana.damaris?v=photos&so=1110

Gue kangan banget sama masa-masa itu.

Gue kangen pake seragam SMA, baik putih-abu2 maupun seragam OR

Gue kangen bunyi bel 78

gue kangen nongkrong di pos raup

gue kangen cabut ke uks

gue kangen ngaca di wc,

gue kangen moving rame2,

gue kangen berebut tempat pas mau ulangan,

gue kangen nonton video atau anak2 main PES di kelas pake infokus

kangen main game of life di kleas

gue kangen buang2 sepatu anak-anak pas di lab apa aja,

gue kangen ngatri2 beli makanan dikantin,

gue kangen semua makanan 78,

gue kangen upacara,

gue kangen lat voli,

gue kangen jajan dikanjur,

gue kangen madol ke perpus,

gue kangen nonton dvd diruang digital,

gue kangen pulang naik p16,

gue kangen bikin video biologi

gue kangen berangkat sekolah naik b14 atau 91,

gue kangen pulang sama tessaaaa,

gue kangen agama ama bu lena,

gue kangen rapat2 di 78,

gue kangen main capsa di kelas (dari gak ngerti main samp ngerti main capsa gue),

gue kangen smsan dan chat sama seli walaupun sebenernya kita duduk sebelahan hahaha,

gue kangen teriak2 di kelas,

gue kangen diskusi bts di depan kelas,

gue kangen nonton tivi di lab bahasa,

gue kangen main kursi beroda di lab bahasa,

gue kangen bikin kerajinan dur dur,

gue kangen ceplokin temen yang ultah,

gue kangen ngelirik-lirik kakak kelas sampe ade kelas hihi,

gue kangen berantem sama angkatan diatas gue hahahha,

gue kangen bikin gelang sampe satu angakatn bisa bikin,

gue kangen curhat sama temen2 ,

gue kangen kelas biologi 3 pakeko dan inggris 3 mam sari,

gue kangen guru2nya 78,

gue kangen pergi nonton pas pulang sekolah,

gue kangen naik ojeg ke sekolah,

gue kangen dateng telat ke kelas walaupun sebenernya gue udah dateng pagi tapi gue lama2in masuk kelas biar seru hahaha,

gue kangen ngebolang sama temen2,

gue kangen nongkron di kantin sepulang sekolah karna males di rumah,

gue kangen bimbel,

gue kangen ngerjain soal simak bareng2 temen sekelas,

gue kangen ngegosipin temen hahahaha

gue kangen makan bekal rame2 di kelas,

gue kangen praktek2 di 78,

gue kangen OR,

gue kangen sama jajanan di sd bakti,

dan gue kangen suasana kelas XII IPA 2009-2010,

gue kangen SEMUAAAAANYA deh baik yang buruk dan yang baik.

Bisakah semuanya kembali?

T_T berderai air mata

Emang yaaa, masa-masa SMA itu sangat menyenangkan dan tak terlupakan.

fik uhuy uhuy

Yaa ampun udah lama banget deh hidup gue gk nulis blog hahaha, you can see my latest post it’s about month ago hahahahha

Now, let me tell you all about my live in fik

Taraaaaaaaaa * * * *





Awalnya gue mengira kehidupan gue sebagai mahasiswi akan terasa hampa dan gak nyaman, dan santai juga haha soalnya kalau dilihat dari penampilan mahasiswanya, jeeeeeeng

Rata-rata berkerudung bo! Hehe mksud gue tuh, biasakan orang berkerudung agak tertutup , terus kabanyakan dari mereka itu dari daerah kaya jawa tengah, jawa timur, ntt, padang hehe jadi gue sebagai orang yang rusuh sana sini pasti susah membiasakan diri sama mereka2 yang alim da tertutup hihihii buakn maksud membeda-bedakan looh, ini kan Cuma penilaian pribada gue

Terus, yang ada dipikiriran gue jadi mahasiswa fik itu bakal nyantai abis kaya dipantai,

Karena, menurut pikiran gue (lagi), jadi mahasiswa di fik itu Cuma sekedar beajar gimana merawat dengan baik, gitu2 aja deh, gak kompleks atau ribet sampe bikin kita nangis darah hahahaha Lebay ModeOn

Ternyata…….

Selama 3 bulan ini, yang gue rasain sebagai mahasiswi di fik tenyata sangat terbalik 180 derajat.

Diawali dengan begitu banyaknya mahasiswi yang berkerudung. Walaupun mereka berkerudung ternyata mereka gak seperti yang ada dipikiran gue, iya, beda banget.

Mereka bisa aja bersikap gila dan bahkan hampir mendekati jamet. Selera Humor yang sangat amat tinggi dan mirip banget sama gue. Walaupun mereka banyak dari daerah, mereka gak gaptek ini itu loh, terus mereka pemikirannya juga udah luas banget hahaha gak kalah gitu deh sama gue (Pede abis lo bi!)

Biarpun dari daerah, mereka juga gak ketinggalan jaman dalam berpakaian. Banyak diantara mereka yang datang dari daerah baik yang berkerdung maupun tidak berkerudung berpakain cukup bergaya hahaha dan bahkan ada juga yang gaya banget.

Ini semua menyalahkan apa yang ada dipikiran gue hahaha

Yang kedua.

Hem, bolehkah gue berteriak? *boleh kok,bi*

Oke!

Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,, arrrrggghhhhhhh, mamaaaaaaaaaa

-_____________________-

Hidup jadi mahasiswa fik itu pusing! Sumfeh deh!

Ternyata, menurut data dan cerita dari sumber yang dipercaya, fik itu merupakan fakultas yang gak pernah bosen kasih tugas dan tugasnya itu berbentuk laporan bukan soal2 atau quiz atau apalah, tapi bentuknya L.A.P.O.R.A.N

Dengan format yang harus sesuai APA, memakai bahasa baku, dan berbagai macam tuntutan lainnya.

Eh, sumfeh ya, seumur2 gue paling gak suka yang beginian, dan dalam hidup gue belum pernah ngerjain yan beginian, dan sekarang gue harus menghadapi ini setiap saat. Ah ah ah ah aku pusing.

Lo boleh liat dari car ague nulis blog ini, apakah ada sesuai standar APA dan bersifat baku?

(yaiyalah bi, kalau nulis blog kan emang gak baku, kalau baku nanti yang baca dosen2 lo buakn temen2 hahahahaha)

Mari gue kenalkan diri anda dengan yang namanya LTM, check this out

Ini adalah bentuk LTM gue dalam pelajaran KDK

MODEL BERPIKIR KRITIS DAN KOMPETENSI BERPIKIR KRITIS

Pebriana Damaris

1006672825

Beberapa tahun yang lalu keperawatan memutuskan bahwa berpikir kritis dalam keperawatan penting untuk disosialisasikan. Meskipun ada literatur yang menjelaskan tentang berpikir kritis tetapi spesifikasi berpikir kritis dalam keperawatan sangat terbatas. Berpikir kritis dalam keperawatan merupakan komponen dasar dalam mempertanggungjawabkan profesi dan kualitas perawatan. Pada lembar tugas mahasiswa (LTM) ini akan dijelaskan tentang pengertian dari berpikir kritis, model berpikir kritis dan komponen yang mendukungnya , serta kompetensi berpikir kritis dalam keperawatan. Tulisan ini bertujuan memberikan kajian tentang permasalahan cara belajar berpikir kritis terhadap pokok bahasan di keperawatan

Berpikir kritis bersifat netral, objektif, tidak sama dengan sikap argumentatif atau mengecam orang lain, dan tidak mendebat. Berpikir kritis merupakan keterampilan penting untuk keberhasilan studi, bekerja, dan hidup di era informasi dan teknologi abad ke 21. Berpikir kritis adalah kemampuan untuk berpikir jernih dan rasional, yang meliputi kemampuan untuk berpikir reflektif dan independen. Seorang pemikir kritis mampu menyimpulkan dari apa yang diketahuinya, dan mengetahui cara memanfaatkan informasi untuk memecahkan masalah, and mencari sumber-sumber informasi yang relevan untuk dirinya.

Seseorang harus merespons perubahan dengan cepat dan efektif, sehingga memerlukan keterampilan intelektual yang fleksibel, kemampuan menganalisis informasi, dan mengintegrasikan berbagai sumber pengetahuan untuk memecahkan masalah. Pemikir kritis keperawatan mempraktekkan keterampilan kognitif meliputi analisa, menerapkan standar, prioritas, penggalian data, rasional tindakan, prediksi, dan sesuai dengan ilmu pengetahuan.

Kita perlu mencoba untuk menemukan jalan yang membantu kita untuk belajar tentang berpikir kritis dan termasuk perkembangan model berpikir kritis yang menjadi pokok bahasan. Model berpikir kritis dapat membantu untuk menjelaskan konsep dari berpikir kritis, karene berpikir kritis dalam keperawatan begitu rumit. Sebuah model dapat membantu untuk menjelaskan semua faktor pendukung dalam membuat keputusan dan penilaian tentang pasien. Model tersebut membuktikan hasil dari berpikir kritis. Model berpikir kritis memiliki 5 komponen di dalamnya yang dikombinasikan untuk menjelaskan bagaimana perawat membuat penilaian klinis yang bertujuan untuk keamanan, keefektifan, dan perawatan. Komponen-komponen terebut diantaranya:

a. Pengetahuan Dasar

Perawat menggunakan pengetahuan kesehatan dasar mereka dengan cara berbeda-beda yang bertujuan agar mereka dapat mengetahui dan memahami masalah pasien dan dapat membantu pasien dalam mengatasi masalahnya.

b. Pengalaman

Dengan pengalaman, perawat mulai mengerti situasi klinis, mengenal kondisi kesehatan pasien, dan masalah-masalah yang dihadapi pasien. Pelajaran yang berharga dari pengalaman seorang perawat diharapkan dapat membantu seorang perawat untuk mampu berpikir kritis dan bisa mengembangkan pengetahuan yang ada menjadi pengetahuan yang baru dan inovatif.

c. Kompetensi

Seorang perawat mampu melaksanakan konsep berpikir kritis di dalam perawatan pasien.

d. Sikap

Sikap dalam komponen model berpikir kritis ini dapat membantu seserorang untuk mengatasi masalah mereka dalam mewujudkan harapan untuk menjadi sesorang seorang pemikir kritis yang berhasil. Sikap-sikap yang dapat membantu seseorang menjadi pemikir kritis diantaranya: percaya diri, berpikir mandiri, keseimbangan dalam situasi apapun, berespon dengan sesama, dan berani mengambil resiko, tidak mudah menyerah, kreatif, penasaran, integritas, kemanusiaan.

e. Standarisasi untuk Berpikir Kritis

1. Standar Intelektual

Standar ini biasanya dilakukan seorang perawat dalam melaksanakan proses keperawatan. Perawat harus mampu memikirkan masalah yang dihadapi pasien dengan menggunakan ketepatn, ketelitian, dan kecermatan dalam berpikir untuk memastikan semua data tersedia untuk membuat keputusan klinis.

2. Standar Profesional

Berbikir kritis dalam standar ini berarah untuk memiliki criteria beretika, bertanggung jawab, memutuskan suatu keputusan keperawatn dengan konsep yang ilmiah dan tepat. Perawat dapat memiliki level yang tingi jika memiliki konsep berpikir dengan standar profesional.

Kompetesi berpikir kritis adalah suatu konsep kognitif yang digunakan seorang perawat untuk membuat keputusan. Dokter ataupun perawat menggunakan kompetensi berpikir kritis dalam memutuskan tindak klinis dan bantuan yang diperlukan pasien. Kompetensi berpikir kritis ini terbagi ats:

a. berpikir kritis umum, yang memiliki 3 komponen: metode ilmiah, pemecahan masalah, pembuatan keputusan.

b. berpikir kritis khusus, yang memiliki 3 komponen: diagnose yang layak, kesimpulan klinis, dan keputusan klinis

Kombinasi dari berbagai strategi dalam berlatih menjadi seorang pemikir kritis lebih dianjurkan karena dapat menambah pengetahuan dan informasi bagi seorang perawat. Semua hal yang menyangkut berpikir kritis seperti model dan kompetensi berpikir kritis harus dimiliki oleh setiap perawat agar dapat membentuk suatu karakter yang kritis dalam berpikir dan dapat memberikan suatu perawatan, keputusan klinis, dan tindakan klinis yang terbaik untuk pasien. Cara berpikir kritis yang dimiliki oleh setiap perawat akan menuntun seorang perawat untuk menjadi perawat yang profesional.

Sumber Pustaka

Potter & Perry. (2005). Fundamentals of Nursing, Chapter 14: Critical Thinking in Nursing Practice. New York. Media Resources

Rubenfeld & Scheffer. (1999). Critical Thinking in Nursing. Philadelphia : Lippincot.

http://evolve.elsevier.com/Potter/fundamentals

http://findarticles.com/p/articles/mi_hb3317/is_5_23/ai_n28947080/

(dalam penulisan daftar pustaka berupa website disini masih salah)

Hem, ini lah yang harus ge buat setiap selesai belajar 1 bab.

Pokoknya gila deh, kita harus sabar dan ikhlas menjalani semuanya.

Kalau sabar, ikhlas, dan diikuti semangat maka segala yang kitajalankan akan berjalan sesuai dengan yang kita harapkan (mama, 2010) รจ contoh pengutipn dalam LTM

Nah, teman2 ini adalah 2 hal baru dalam hidup gue yang gue dapatka di fik, ada yang menyenangkan dan ada yang menyakiyakan hahahahaha

Doakan diriku ya di fik! hahahahaha